banner 970x250

Kongkow Filsafat dan Pemalas Digelar di Malang Akhir Pekan Ini

Acara bedah buku "Filsafat untuk Pemalas."
Acara bedah buku "Filsafat untuk Pemalas." Foto/Binarpagi.id
68 / 100 Skor SEO

Binarpagi.id – Sejumlah pemalas dan pegiat filsafat akan berkumpul di Kota Malang akhir pekan ini, tepatnya di Flava Kafe Jl Merjosari, pada Jumat 3 November 20223. Mereka akan kongkow bersama untuk membedah buku “Filsafat untuk Pemalas” sekaligus merefleksikan berbagai persoalan sosial, agama, politik, bangsa dan ekonomi belakangan ini.

Acara yang akan diselenggarakan tepat pada pukul 14.30 WIB itu akan menghadirkan sang penulis buku Ach Dhofir Zuhry atau Gus Dhofir. Sosok yang juga pendiri pesantren Filsafat Luhur Baitul Hikmah Kepanjen itu akan berduet dengan sejumlah pemateri dan pengulas.

Baca JugaAsal Usul Uang dan Sejarah Mata Uang Rupiah

Narasumber lain yang akan hadir di antaranya Eko Nugroho, Managing Editor Gramedia, Herlianto. A, Ketua STF Al Farabi sekaligus penulis buku filsafat. Keduanya akan berbicara sebagai pembedah. Sementara dua orang pengulas yang akan hadir yaitu Sindhu Dohir, Budayawan Pegiat Ludruk, dan Ki Ardhi Poerboantoro, Dalang Lesbumi PBNU.

Perbincangan yang akan dihadiri oleh para pemuda dan aktivis di Kota Malang itu diprediksi akan berlangsung seru dan gayeng.

Cover buku Filsafat untul Pemalas. Foto/Elex Media

Ketua penyelenggara dari Binarpagi.id, Ach Faisol Arifin, mengatakan pihaknya sangat antusias dengan acara ini utamanya di era yang kian penuh kegelisahan ini. “Saya sudah hatam membaca bukunya, ada banyak pencarian dan kegelisahan yang tidak ditemukan jawabannya. Ternyata ditemukan di buku ini,” kata pria yang juga founder Binarpagi.id itu.

Baca JugaPerbedaan Mendasar Bank Syariah dan Konvensional

“Ibarat sebuah sumur, maka buku ini adalah sumur tanpa dasar, artinya anda bisa menimba banyak makna dari buku ini yang itu tidak akan pernah ada habisnya,” imbuh sosok asal Lenteng, Sumenep itu.

Dia beserta pasukannya di Binarpagi.id yang konsen di bidang bisnis juga ingin mencari banyak makna melalui kegiatan tersebut. “Kami dari binarpagi.id, sebagai media bisnis juga boleh mencari makna-makna yang tidak hanya bersifat materi tetapi juga kakayaan batin, kekayaan pemikiran, dan kepuasan jiwa,” tambah alumni UIN Malang itu.

Adapun tema yang diangkat kali ini adalah “Kongkow Filsafat dan Pemalas Abad ini.” Tema ini, menurut Faisol, erat hubungannya dengan era disrupsi dan disinformasi. Bertera-tera data kebohongan dan hoax menghantui masyarakat. Kerena itu, dia meyakini cara hidup filosofis akan menjadi filter terbaik dari semua gejala parasit sosial tersebut.

“Kita tahu hari ini, di kalangan anak-anak muda, sering kali menganggap dirinya kritis padahal sebetulnya konspiratif. Jadi, mari rayakan kongkow kita ini, dengan membuka tabir-tabir dogma yang membuat kita jumud hari-hari ini,” katanya lagi.

Dia berterimah kasih pada Gus Dhofir dan para pembicara yang telah sudi hadir di acara itu. Terimakasih juga, pada Gramedia, Flava Kafe, dan para media partner yang telah sudi membersamai binarpagi.id di acara ini.

Media partner yang menyupport acara ini di antaranya Binarpagi.id, Tugumalang.id, TimesIndonesia.com, Tugujatim.id, Ketik.id dan Tunasmalang.id.

Penulis: Aji

Editor: Roni Versal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *