banner 970x250
News  

Fenomena Parkir Liar di Malang: Masih Jadi PR Bersama

Visualisasi Parkir Liar di Malang/Pinterest
Visualisasi Parkir Liar di Malang/Pinterest
72 / 100 Skor SEO

Malang, Binarpagi.id – Malang menjadi salah satu kota dengan jumlah perantau yang terhitung banyak. Banyaknya warga rantau dengan kendaraan yang tinggal di kota Malang menambah jumlah kemacetan lalu lintas. Salah satu penyebab kemacetan di kota Malang adalah parkir liar. Dimana ada trotoar atau lahan kosong, di situlah akan muncul motor atau mobil parkir.

Parkir liar yang ramai di kota Malang membuat jarang terlihat jalanan kosong. Tak jarang, lahan parkir yang digunakan adalah jalur milik pesepeda atau bahkan trotoar yang menjadi hak pejalan kaki. Daerah-daerah yang sering digunakan untuk parkir liar biasanya terletak di sekitar kampus, jalanan sempit, pasar, juga pusat kuliner. Hal ini terjadi karena kurangnya lahan parkir yang disediakan oleh pemerintah setempat serta bertambahnya penduduk di kota Malang.

Beberapa jalan yang kerap dijadikan sebagai parkir liar yaitu, jalan Soehat, kawasan Klojen, jalan Veteran, dan kawasan pertokoan. Ramainya daerah ini serta kurangnya lahan parkir resmi yang tersedia membuat parkir liar semakin merajalela. Beberapa daerah juga terkadang sudah memiliki pengawas yang menjaga, namun kurangnya pengawasan serta banyaknya kendaraan membuat hal ini menjadi kurang efektif.

Selain tak nyaman dilihat, parkir liar juga memiliki dampak buruk bagi pengguna jalan lainnya. Mulai dari pejalan kaki yang merasa fasilitasnya digunakan secara pribadi hingga pengendara yang jalannya semakin menyempit dan rawan menimbulkan kecelakaan. Tidak sedikit pengguna jalan yang terpaksa untuk turun ke jalanan beraspal karena trotoar digunakan untuk hal lain.

Pemerintahan kota Malang sudah menggunakan upaya untuk melakukan penertiban, namun tak selang lama kendaraan lain akan melakukan hal yang sama. Rambu-rambu yang dipasang pun terkadang sudah tidak berguna jika para pengendara merasa acuh. Hal ini memiliki solusi tak lain lagi yaitu kerja sama seluruh tatanan pemerintahanan, mulai dari pemerintah dan warga.

Banyak harapan agar kota Malang semakin nyaman, salah satunya melalui penertiban parkir liar. Rasa tanggung jawab oleh semua pihak untuk mewujudkan tujuan yang sama, yaitu, kota Malang yang nyaman untuk ditinggali. Lalu jika bukan kita yang peduli siapa lagi?

Penulis: Aisyah Atifah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *