banner 970x250

Melatih Kreativitas dan Keterampilan Komunikasi Siswa dalam Tim Melalui Pembuatan Kerajinan manik-manik

Foto bersama siswa/siswi SDN Krandegan kelas 3 setelah pembuatan kerajinan manik-manik. Foto/dokumentasi pribadi Luthfia
66 / 100 Skor SEO

Binarpagi.id – Kreativitas anak merupakan salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan sejak dini. Salah satu cara efektif untuk meningkatkan kreativitas anak sekaligus mengajarkan nilai-nilai kerjasama tim adalah melalui kegiatan pembuatan kerajinan tangan, khususnya kerajinan manik-manik.

Dalam salah satu program kampus Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM, Luthfiyathul Munawwaroh mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta, mengajak para siswa SDN Krandegan kelas 3 untuk membuat kerajinan dari manik-manik, mulai dari gelang, cincin, hingga gantungan kunci.

Baca Juga: PT HM Sampoerna Plant Malang Serahkan 10 Sumur Injeksi di Kelurahan Purwantoro Malang

Tidak hanya berfokus pada hasil akhir, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kerja sama tim. Anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil, dan masing-masing kelompok diberi tugas untuk membuat sebuah karya kerajinan yang unik.

Proses pendampingan pembuatan gelang dan cincin oleh Luthfia. Foto/dokumentasi pribadi

Kegiatan pembuatan kerajinan manik-manik telah terbukti mampu merangsang imajinasi anak dan mengasah kemampuan motorik halus mereka. Selain itu, aktivitas ini juga melibatkan berbagai proses berpikir kritis, seperti memilih warna, merancang pola, serta menentukan bentuk akhir dari hasil kerajinan. Semua proses ini mendorong anak untuk berpikir kreatif dan inovatif.

Melalui kerjasama tim, anak-anak belajar untuk saling menghargai pendapat teman sekelompok, berbagi tugas, dan menyelesaikan masalah bersama-sama. Setiap anak diberikan kesempatan untuk berkontribusi sesuai dengan kemampuan dan ide-ide kreatif mereka.

Baca Juga: Tim PKM Dosen UNITRI Bekali Pelaku Usaha dengan Skill Entrepreneurship

Mahasiswa KKN yang membimbing kegiatan ini juga memberikan arahan agar setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif dan bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Selain itu, kegiatan ini juga dapat mengajarkan anak-anak tentang pentingnya komunikasi yang efektif dalam tim. Mereka belajar untuk menyampaikan gagasan dengan jelas dan menerima masukan dari anggota tim lainnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sosial anak-anak, yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

“Hasil dari kegiatan ini cukup mengesankan. Setiap kelompok berhasil menciptakan karya-karya yang unik dan kreatif, menunjukkan bahwa kolaborasi dan kerjasama dapat menghasilkan sesuatu yang lebih baik dibandingkan bekerja secara individu. Kerajinan yang dihasilkan kemudian dipamerkan di sekolah, memberikan kebanggaan tersendiri bagi anak-anak yang telah bekerja keras,” kata Luthfia.

Pembuatan kerajinan manik-manik dalam tim ini tidak hanya sekadar mengisi waktu luang, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang dapat mengembangkan berbagai aspek penting dalam diri anak.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan di sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran yang menekankan pada pengembangan kreativitas dan kerjasama tim.

Dengan demikian, melalui kegiatan pembuatan kerajinan manik-manik, anak-anak tidak hanya meningkatkan kreativitas mereka tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam bekerja sama, berkomunikasi, dan menghargai peran setiap individu dalam mencapai tujuan bersama.

 

Sumber: Rilis

Editor: Ach Faisol Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *