Binarpagi.id – PT Meta Semesta Pariwara melalui project Aplikasi PIJI dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang (Unitri) menyelenggarakan webinar bertajuk “Serunya Bikin Game jadi Media Promosi”.
Acara menarik ini dilakukan secara virtual melalui platform Zoom dan berlangsung selama 120 menit. Acara yang juga didukung oleh Kedai Gyoku ini menarik banyak peserta, terutama dari kalangan akademisi, termasuk pelajar SMA, SMK serta mahasiswa baik dari dalam maupun luar wilayah Malang.
Webinar yang dibuka untuk umum ini turut mengundang Dr. Erwin Wisnubroto, SP., M.Phill, Wakil Rektor 3 dari Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, beliau juga berkesempatan untuk memberikan sambutan dan diikuti oleh Mutia Rachmi, selaku Founder dan CEO PIJI yang diundang sebagai salah satu pembicara, sekaligus meresmikan pembukaan acara tersebut.
Baca Juga: Cara Efektif Menanam Kubis dan Pemilihan Vatrietas Kubis Sesuai Musim
Pembicara ternama di bidang pengembangan gim turut memeriahkan webinar tersebut, menghadirkan Moch Izzul Fikri Hidayah, CEO GingerSun Games Studio, Verdinandus Vedri sebagai perwakilan mahasiswa magang mandiri dari PIJI X UNITRI.
Para pembicara membahas berbagai topik terkait keseruan pengembangan gim sebagai media promosi. Moch Izzul Fikri Hidayah memberikan wawasan tentang dunia pengembangan game yang sangat menarik, beliau juga memberikan panduan tentang aspek kreatif dan teknis dalam pengembangan video game, mulai dari konseptualisasi hingga peluncuran.
Verdinandus Vedri sebagai perwakilan Mahasiswa Intern turut berpartisi dan menjelaskan proses pembelajaran yang diperoleh dalam program ini. Menurutnya, dia bukan saja belum pernah berkecimpung dalam industri game, siswa yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa jurusan Ilmu komunikasi UNITRI ini baru pertama kali memahami cara proses membuat game.
Baca Juga: Cara Menanam Cabai yang Tepat, Hasil Panen Produktif
Namun hasil yang timnya capai sangatlah memuaskan, melalui program ini Verdi ingin memberikan motivasi bahwa siapapun bisa membangun karir di Industri GIM melalui usaha yang maksimal serta bimbingan yang tepat.
Pada sesi terakhir Mutia Rachmi selaku founder dan CEO dari aplikasi PIJI memaparkan betapa besarnya kontribusi ekonomi industri GIM.
“Berdasarkan data yang diperoleh dari situs IGRS (Indonesia Game Rating System) jumlah pemain game secara global diperkirakan menembus 2,7 miliar orang pada tahun 2021. Kini, sudah bertambah lebih dari 400 juta pemain pada akhir 2023 lalu, namun baru tercatat 350 game developer Indonesia yang terdiri dari 85 developer lokal dan 265 developer asing, artinya masih terbuka luas peluang game developer untuk menjaring potensi pasar di Indonesia,” kata Mutia Rachmi.
Dia membahas bagaimana aplikasi PIJI ini dapat berperan menjadi penjembatan kreativitas game developer, baik itu yang sudah berbentuk perusahaan atau bahkan individu.
“Diharapkan mereka dapat memanfaatkan platform ini untuk bertemu dengan potensial client, dan membawa kreatifitas baru dibidang promosi,” tambahnya.
Dia juga memaparkan dan mengundang timnya untuk mendemonstrasikan aplikasi PIJI, menjelaskan bahwa PIJI merupakan platform advergaming, yakini metode promosi bisnis dengan memanfaatkan video gim.
Keunikan dari aplikasi ini adalah, pengguna tidak saja dapat bermain gim milik sebuah perusahaan, tetapi pengguna juga dapat menukarkan score perolehan dengan program loyalitas seperti discount hingga cash back, dengan ketentuan yang tertera.
Pada sela waktu Webinar, panitia juga menggelar kegiatan ice-breaking dengan permainan tebak gambar yang di dukung oleh perusahaan Kedai Gyoku sekaligus pemilihan undian doorprize. Sampailah pada sesi penutupan dan dapat disimpulkan keseluruhan webinar “Serunya Bikin Game jadi Media Promosi” berjalan dengan lancar dan sukses.
Editor: Ach Faisol Arifin












