banner 970x250
News  

4 Masalah Sering Dihadapi Anak Rantau, Kamu yang Mana?

Ilustrasi anak rantau. Foto/Pinterest
Ilustrasi anak rantau. Foto/Pinterest
75 / 100 Skor SEO

Binarpagi.id – Mahasiswa rantau saat mengeyam pendidikan biasanya merasakan beberapa persoalan, mulai dari persoalan adaptasi hingga rindu pulang kampung. Bagi kalian yang ingin merantau untuk belajar, sebaiknya belajar terlebih dahulu agar lebih siap dan terhindar dari kesulitan yang kerap dialami anak rantau.

Berikut empat fenomena anak rantau yang sering dijumpai saat pertama kali datang di dunia perantauan.

1. Adaptasi dengan Lingkungan Baru

Perbedaan budaya dari tempat asal ke tempat perantauan bisa menjadi salah satu faktor susahnya beradaptasi. Perbedaan bahasa dan dialek yang digunakan pun bisa menjadi tantangan tersendiri.

Penyesuaian diri dari lingkungan sebelumnya ke lingkungan yang baru menjadi terasa sulit karena faktor-faktor tersebut. Tips agar terasa lebih mudah yaitu mempelajari terlebih dahulu seputar tempat rantau yang akan kita tempati.

2. Masalah Finansial

Pengelolaan uang agar cukup selama satu bulan. Tak jarang bagi anak rantau diberi uang saku dalam kurun satu bulan sekali. Cara mengatur keuangan agar cukup dalam satu bulan yang sudah mencakup semua kebutuhan dan keinginan pun memiliki tantangan tersendiri. Apalagi jika sebelumnya belum pernah mengatur uang sendiri, hal ini bisa menjadi tantangan tambahan.

Salah satu tips untuk mengatur keuangan lebih baik yaitu dengan menggunakan metode 50\20\30. 50% untuk kebutuhan pokok, 20% untuk tabungan, dan 30% untuk kebutuhan darurat. Atau kalian juga menggunakan semacam aplikasi yang bisa melacak pengeluaran kalian.

3. Homesick

Jauh dari rumah dan keluarga tentu tidaklah mudah, apalagi jika dahulu kita sering menghabiskan waktu bersama, pasti akan mengalami yang namanya ‘homesick’ atau rindu rumah.

Belum punya teman yang cocok dan takut bercerita ke keluarga karena khawatir membebani mereka adalah hal umum yang dialami anak rantau.

Saran agar tidak terlalu homesick adalah dengan bercerita. Jika kalian takut bercerita dengan orang tua atau keluarga karena itu dapat membebani mereka, kalian bisa mulai dengan bercerita kepada teman dekat kalian di rumah.

4. Tuntutan Akademik dan Mandiri

Mengatur semua jadwal sendiri tanpa bantuan dan pengawasan orang tua bukanlah hal yang mudah. Dahulu mungkin kita sering diingatkan oleh orang tua untuk belajar dan lain hal, namun setelah merantau kita perlu mengatur semua sendiri.

Tips untuk mengatasi kebingungan ini adalah menggunakan catatan untuk menjadwalkan kegiatan, serta mencari beberapa video tentang cara belajar yang efektif. Hal ini juga dapat membantu kita dalam mengatur waktu belajar tanpa bantuan orang tua.

Itu dia empat masalah yang sering dihadapi anak rantau, kalau kalian bagaimana? Adakah tantangan lain yang kalian alami saat merantau?

Penulis: Aisyah Atifah

Editor: Aji Habibie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *