Binarpagi.id – Dikenal memiliki banyak wisata yang wajib dikunjungi, menjelajahi Malang tidak hanya cukup dengan satu hari. Namun, jika teman-teman hanya memiliki satu hari untuk berlibur, hal itu tidak menghalangi rencana teman-teman untuk mengeksplor Malang sendiri.
Menggunakan kereta untuk mencapai Malang di jam pagi, pukul 06.30, teman-teman bisa mengunjungi tempat sarapan di sekitar stasiun untuk menghemat waktu melanjutkan perjalanan.
Pilihan untuk sarapan disekitar stasiun pun beragam, mulai dari Depot Bang Leo yang menjual nasi dengan urapnya yang terkenal. Tempat ini pun juga sering dikunjungi oleh warga Malang untuk sarapan. Lauk yang disajikan berjajar membuat teman-teman semakin bingung untuk memilih menu apa untuk pagi itu.
Baca Juga: Mengenal Sejarah Kota Malang dari Zaman Kerajaan hingga Kota Modern
Tak berhenti disitu, di seberang Depot Bang Leo juga ada Toko Kopi Jaya, yang menyediakan nasi ayam dengan menu best seller, yaitu nasi ayam kung pao. Kopi mereka pun tak bisa dilewatkan untuk menikmati pagi hari teman-teman saat itu.
Setelah sarapan, memilih Malang Smart Arena untuk bermain dan menghabiskan waktu siang hari sangat cocok. Permainan yang sering teman-teman kira hanya untuk anak-anak, disini te biman-teman bisa memainkannya sepuasnya.
Bermain hingga sore dengan penuh tawa sudah terjamin. Mulai dari flying fox hingga beberapa permainan yang mungkin teman-teman kira hanya untuk anak-anak pun bisa dicoba.
Setelah menghabiskan waktu dari siang hingga sore di Malang Smart Arena, terasa kurang jika tidak mencoba hidangan khas Malang, yaitu Bakso. Terdapat banyak Bakso yang sudah pasti enak di Malang.
Pada umumnya para wisatawan memilih Bakso Presiden sebagai tujuan mereka, namun ada juga Bakso Cak Toha dan Bakso Pasar Kidul yang juga tak kalah lezat. Konon katanya, selama berada di Malang, hampir tidak ada bakso yang tidak enak.
Merasa lelah dan cukup kenyang setelah bermain dan menikmati makan khas Malang, kurang rasanya jika tidak mampir ke Kayutangan, ikon kota Malang.
Terletak dekat dengan stasiun, lokasi ini memungkinkan teman-teman untuk tidak terburu-buru jika memiliki jadwal kereta yang mepet. Memiliki banyak pilihan kafe untuk istirahat, Kayutangan juga menyediakan tempat oleh-oleh dan beberapa toko legendaris yang masih buka hingga sekarang.
Ada kopi Padma, yang memiliki menu yang lezat dan tempat yang nyaman, Mier yang menyediakan pastry dan dessert yang menggugah selera, atau teman-teman bisa masuk kedalam Pasar Kita-Kita, yang mengahdirkan pop-up store dari warga Malang.
Wisata legendaris seperti All About Koffie by Kawisari Est 1870, Toko Oen Malang, dan Kedai Kopi Hwie.
Sembari menunggu jam keberangkatan kereta, teman-teman juga bisa berkeliling di sekitar Kayutangan sembari mencari oleh-oleh yang cocok untuk dibawa pulang. Sesuatu dari Kota Malang, Skwero, dan Kedai Pia Cap Mangkok, cocok untuk mengakhiri perjalanan teman-teman pada hari itu untuk membeli oleh-oleh.
Setelah hari yang terasa begitu cepat berlalu dengan berkeliling Malang, teman-teman kembali pulang dan menikmati momen yang teman-teman lewati di Malang. Satu hari yang sangat cepat bukan? kembali lagi ke Malang menjadi jawaban yang tepat untuk itu!
Penulis: Aisyah Atifah
Editor: Faisol Arifin












