Malang, Binarpagi.id – Gunung Kawi yang letaknya di Kabupaten Malang, Jawa Timur ini menyimpan banyak misteri di dalamnya dan menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian wisatawan.
Selama bertahun-tahun, gunung ini menjadi perbincangan karena dianggap memiliki aura yang mistis dan dipercaya dapat mendatangkan kekayaan dan kemakmuran jika mereka melakukan ritual tertentu. Namun, di balik semua cerita mistis ini, Gunung Kawi juga memiliki banyak sejarah yang menarik untuk diketahui.
Gunung Kawi selain terkenal dengan cerita mistisnya, gunung ini juga terkenal sebagai lokasi ziarah. Salah satu daya tarik utama dari gunung ini adalah makam Kanjeng Kyai Zakaria II, seorang tokoh yang sangat dihormati oleh masyarakat sekitar.
Baca Juga: Malang Masih Hujan, 4 Tempat Makan Hangat yang Wajib Dicoba
Makam ini sering dikunjungi oleh banyak peziarah untuk meminta keberkahan dalam hidup mereka. Selain makam, ada berbagai situs kuno seperti punden, tempat ibadah, dan berbagai peninggalan sejarah. Suasana Gunung Kawi yang sejuk dan hutan yang rimbun membuat tempat ini semakin terasa sakral.
Gunung yang dijuluki Gunung Putri Tidur ini selalu dikaitkan dengan pesugihan, ritual untuk mendapatkan kekayaan dan kemakmuran dalam waktu singkat. Rumornya, ada beberapa ritual yang harus dilakukan dengan syarat-syarat tertentu seperti ziarah ke makam yang sudah ditentukan, melakukan persembahan maupun melakukan perjanjian dengan makhluk halus.
Dari banyaknya cerita yang beredar yang paling terkenal adalah pohon dewandaru. Daun dari pohon ini dipercaya bisa memberikan keberkahan dan rezeki yang melimpah.
Namun, banyak yang percaya melakukan pesugihan di Gunung Kawi ini sangat beresiko karena tumbal dan konsekuensi ke depannya sangat besar.
Terlepas dari banyaknya cerita mistis Gunung Kawi masih menjadi destinasi wisata yang menarik bagi para peziarah maupun wisatawan. Beberapa orang datang untuk berziarah, sementara yang lainnya tertarik untuk mengetahui sejarah dan mengenal lebih jauh tentang tradisi masyarakat setempat. Apakah kamu tertarik berkunjung ke gunung yang terkenal mistis ini?
Penulis: Kandiasalma Yunita Salsabila (Magang)
Editor: Aji Habibie












