banner 970x250
News  

Nugas Jam 2 Pagi: Produktif atau Kebiasaan Buruk?

Visualisasi Nugas Malam/ Pinterest
Visualisasi Nugas Malam/ Pinterest
67 / 100 Skor SEO

Malang, Binarpagi.id – Gaya hidup mahasiswa yang sering nugas tengah malam atau bahkan dini hari sering menjadi perbincangan. Aktivitas ini dianggap wajar bahkan sudah menjadi kebiasaan umum. Apalagi dengan banyaknya deadline yang dimiliki, banyak mahasiswa yang merasa waktu malam adalah satu-satunya kesempatan untuk mengerjakan dengan fokus. Namun, kebiasaan ini juga memunculkan pertanyaan “Apakah ini tanda produktif atau malah kebiasaan buruk yang perlu dihentikan?”

Pemilihan waktu tengah malam ini diambil karena suasana lebih sepi dan minim gangguan. Banyak mahasiswa yang merasa mampu berpikir lebih jernih karena minim distraksi dari notifikasi, ajakan nongkrong, atau tugas lain. Adrenalin yang dimiliki juga semakin tinggi dikarenakan deadline-nya semakin mepet. Selain itu, hal ini juga terjadi karena kebiasaan menunda atau prokrastinasi. Beberapa juga mengandalkan inspirasi yang akan muncul mendadak di malam hari. “Golden hour” mereka adalah ketika orang lain sudah tidur.

Namun, hal ini juga memiliki dampak buruk yang tidak kita sadari. Mulai dari kualitas tidur terganggu yang membuat menurunnya kesehatan, jadwal hidup yang tidak stabil, produktif namun tidak sustainable, hasil yang belum tentu maksimal karena otak sudah lelah. Nugas di malam hari terus-terusan juga bisa berdampak menjadi burnout, stres, dan kelelahan mental yang perlahan mengganggu kesehatan fisik.

Belum lagi, efek begadang yang disebabkan bisa memengaruhi performa akademik di siang hari. Alih-alih fokus belajar di kelas, banyak mahasiswa justru mengantuk berat, kehilangan konsentrasi, dan berujung ketiduran. Kebiasaan ini juga cenderung membuat pola hidup dan jam makan menjadi berantakan.

Untuk mengurangi dampak buruk yang akan dialami ketika mengerjakan tugas dini hari, ada beberapa solusi. Manajemen waktu–mengatur jadwal dari pagi hingga tidur dengan to-do list, mencoba teknik Podomoro saat siang agar tidak merusak jam malam, tidur dengan cukup agar otak lebih jernih, dan terakhir, nugas malam boleh namun tidak setiap hari.

Setiap orang memiliki gaya belajar masing-masing. Yang paling penting adalah jam belajar yang kamu pilih tetap membuatmu sehat dan waras. Tidak mengambil jam tidur agar kesehatan tetap terjaga. Nah kalau kalian tim yang belajar malam atas pagi?

 

Penulis: Aisyah Atifah

Editor: Aisyah Atifah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *